Why?
Duhai saudariku, tak semua hal sama
dengan keinginan dan harapan. Manusiawi jika kita merasa kecewa, sedih dan
bahkan marah menyalahkan keadaan. Tetapi, itu semua bukanlah alas an untuk kita
melambaikan tangan tuk berhenti menjadi muslim dan muslimah yang penuh kasih
sayang.
Ingatlah Islam itu cinta. Kebaikan bahkan sesederhana
lambaian tanganmu untuk saudarimu yang tak terbalas pun sudah menjadi bagian
dari ikhtiar tuk menggapai cinta- Nya.
Berhentilah menyalahkan menyalahkan Allah subhanahuu
wa ta’ala dan keadaan saat ini.
Allah subhanahuu wa ta’ala berfirman:
“… tetapi boleh jadi kami membenci sesuatu, padahal
sesuatu itu baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, itu tidak baik
bagimu. Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui”. (Q.S. Al-
Baqarah:216)
Ayat tersebut menegaskan bahwa Allah itu tahu baik-
buruknya sesuatu itu untuk kita. Allah
Knows the best than we are. Why? Ya karena Allah bahkan lebih mengerti diri
kita dibanding diri kita sendiri. Bahkan masa depan pun telah Allah gariskan. Jadi,
don’t be worry!
Yakinlah, boleh jadi Allah mencabut kenikmatan dalam
hidup ini karena Allah tahu saat senang- senang kita akan menjadi golongan
manusia- manusia yang lupa diri dan lalai. Dan tidak dapat dipungkiri bahwa
rasa kecewa, duka dan nestapa pun yang Allah subhanahu wa ta’ala titipkan bisa
menjadi jalan tol menuju pemurnian cinta hanya kepada Allah subhanahu wa
ta’ala.
😊
BalasHapus